Tampilkan postingan dengan label Hanya berbagi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Hanya berbagi. Tampilkan semua postingan

Sabtu, Maret 18, 2017

CARA MEMBUAT BOR TANGAN/BOR MINI SEDERHANA


FARIS BLOG - Cara Membuat Mesin Bor Sederhana Dengan Peralatan Yang Ada Di Sekitar Kita 


Di zaman yang serba canggih ini, kita dihadapakan pada beberapa pilihan, mulai dari teknologi hingga kebutuhan hidup. Ketika kita menemukan berbagai barang bekas, apa yang ada dalam benak anda ? di jual, padahal sebenarnya akan ada banyak kemanfaatan yang lain dari barang bekas ini.

Salah satunya adalah pemanfaatan barang bekas untuk membuat alat bor mini atau alat bor sederhana. Memang kedengaranya sangat sulit, tetapi bagi anda yang memiliki jiwa inovatif tinggi, jangan bingung, kami akan membagi tips bagaimana cara membuat alat bor sederhana dari barang bekas yang ada di sekitar anda.

Kamis, Maret 16, 2017

INFO LOMBA ROBOTIC DAN INOVASI TEPAT GUNA

KOTA BOGOR - Dalam rangka pengembangan inovasi alat Teknologi Tepat Guna (TTG), Dinas Pemberdayaan Masyarakat, Perempuan dan Perlindungan Anak (DPMPPA) Kota Bogor menggelar “Lomba Inovasi Alat Teknologi Tepat Guna” tahun 2017 tingkat Kota Bogor.

Rabu, Maret 15, 2017

KAU - 12 ELEKTRO A

Halooo.... FARIS BLOG balik lagi nih, setelah sekian lama tidak post, akhirnya i am comeback hoho.
Pada postingan kali ini, saya akan membagikan sebuah video hasil karya kelasan admin nih, Penasaran kan? langsung aja klik link di bawah..


Layaknya hujan yang meninggalkan genangan, maka lagu ini akan meninggalkan kenangan untukmu dan untuk diriku.

Selasa, Mei 21, 2013

tutorial cara menggambar anime one piece monkey d luffy


Haloo ketemu lagi nih teman-teman selamat siang, hehehe di sini saya akan memberikan lagi tutorial cara menggambar anime one piece monkey d luffy, ok tanpa berpanjang lebar lagi saya akan langsung memberikannya kepada teman-teman, langsung aja tengok dibawah ini :
Seperti biasa langkah pertama yang harus dilakukan adalah menyiapkan peralatannya yang pertama harus dipersiapkan adalah satu buku gambar seperti yang sudah saya beri tanda 5, penghapus yang saya beri tanda 4, ballpoint yang bertanda 1, ballpoint ukuran 10 seperti gammbar 2 dan pensil 8B seperti gambar 3 seperti gammbar dibawah :
cara menggambar anime one piece monkey d luffy

Jika sudah selesai mempersiapkan peralatan seperti diatas maka langkah selanjutnya adalah membuat garis wajah, dagu, leher dan pundak yang pertama buatlah garis wajah yang dimulai dari garis sebelah kiri yang saya beri tanda 1 teruskan hingga ke dagu yang saya beri tanda 2 teruskan lagi hingga ke garis wajah sebelah kanan hingga kembali bertemu angka 1, selanjutnya buatlah garis leher yang saya beri tanda 4 di sebelh kiri dan kanan hingga bertemu angka 5 dan teruskan hingga ke bahu dan bertemu angka 6 sama dikanan dan kirinya seperti gammbar dibawah ini :
cara menggambar anime one piece monkey d luffy

Ok jika sudah beres seperti langkah diatas maka selanjutnya adalah buatlah rambut yang dimulai dari garis sebelah kiri diatas garis wajah yang sudah saya beri tanda 1 hingga bertemu angka 2 dan dilanjutkan lagi ke kanan hinggak bertemu kembali anggka 1 selanjutnya buatlah garis kuping yang melengkung seperti gammbar yang sudah saya beri tanda 3 dikanan kirinya jangan lupa buat topi jeraminya ya yang dimulai dari garis sebelahkiri yang saya beri tanda 4 hingga betemu kembali anggka 4 disebelah kanan  seperti gammbar dibawah ini :
cara menggambar anime one piece monkey d luffy

Jika langkah diatas sudah rampung maka selanjutnya teman-teman bisa melanjutkan ke langkah berikutnya ialah menambahkan rambut diatas kuping, alis, bola mata, hidung dan gairs dibawah mata, dimulai dari rambut diatas kuping sebelah kiri yang dimulai dari angka 1 hingga bertemu anggka 1 sama seperti disebelah kanan, selanjutnya buatlah alis seperti angka 2 daikanan dan kirinya selanjutnya buatlah kedua bola mata seperti angka 3 dikanan dan kirinya lalu buatlah hidung seperti gammbar 4 dan buatlah garis sayatan dibawah mata sebelah kanan seperti angka 5 lihat contoh gammbar dibawah ini :
cara menggambar anime one piece monkey d luffy

Step diatas selesai lanjut ke langkah berikutnya dengan membuat garis bibir atau mulut yang dimulai dari sebelah kiri angka 1 yang dilanjutkan kekanan sampai bertemu angka 1 lagi yang dibuat melingkar dantambahkan garis gigi seperti angka 2 dan buatlah garis tengah daun telinga seperti gambar 3 dikanan dan kirinya lihat contoh gambar dibawah ini :

cara menggambar anime one piece monkey d luffy

Langkah diatas udah ok langsung ke berikutnya tambahkan rambut hingga keatas dan garis-garis pada topi jeraminya, yang dimulai dari rambut diatas kuping sebelah kiri yang saya beri anka 1 yang dilanjutkan hingga bertemu angka 2 terus hingga kembali bertemu angka 1 disebelah kiri dan buatlah garis-garis pada topi jeraminya seperti gammbar 3 pada kanan dan kirinya lihat contohnya dibawah ini :
cara menggambar anime one piece monkey d luffy

Jika langkah diatas sudah selesai maka lanjutkan dengan menambahkan penebalan menggunakan balloint biasa dan ballpoint ukuran 10 seperti gammbar dibawah ini :
cara menggambar anime one piece monkey d luffy

Jiaka tahap diatas sudah selesai maka dilanjutkan dengan penebalan di rambut menggunakan ballpoint biasa yang ditambah pensil sepert angka 1, tebalkan hidung dengan ballpoint seperti angka 3, tebalkan lensa mata seperti angka 5, buatlah garis tengah daun telinga seperti gambar 4 dan tambahkan penebalan di topi jeraminya menggunakan pensil 2B seperti contoh gammbar dibawah ini :
cara menggambar anime one piece monkey d luffy

Ok jika langkah diatas sudah perfect maka dilangkah terakhir ini adalah membuat bayangan pada garis tengah daun telinga pada angka 4 dikanan kirinya, buat bayangan di topi jeraminya  di angka 1 dan 3 pada kanan kirinya dan yang terkahir buatlah bayangan dibawah dagu  seperti angka 2 contoh gambarnya dibawah ini :
cara menggambar anime one piece monkey d luffy

Dan hasil perfectnya seperti ini :
cara menggambar anime one piece monkey d luffy

Hmm ternyata capek juga ya, cara menggambar anime one piece monkey d luffy, sejenak teman-teman boleh belajar smbil minum teh dulu atau kopi / apalah dulu supaya tidak jenuh dan bisa sambil tiduran sambil liat TV ditambah nyamil haduuuh kalo cape emang gini udah semakin ngawur aja ya, hehehe :)sekian dulu, teman-teman boleh bertanya jika merasa kesulitan dan ooouw iya teman-teman bisa like/share artikel ini, supaya saya bisa semakin exis dan slalu bisa membuat artikel seputar menggambar buat teman-teman semua.

Jumat, Mei 17, 2013

Cara membuat Efek Di Photoshop


Cara membuat Efek Di Photoshop


Tutorial ini adalah contoh bagaimana beberapa teknik sederhana dapat digunakan untuk menciptakan dasar-dasar ilustrasi foto menggunakan beberapa lapisan, masking, Pen tool, beberapa pencahayaan dasar dan satu tekstur sederhana.

Akhir Gambar Pratinjau
Mulai bekerja dengan membuat dokumen baru ( Ctrl + N ) dalam Adobe Photoshop dengan ukuran 1280pxoleh 1024px ( RGB color mode) pada resolusi 72 pixel / inch .
Cari tekstur grunge, saya menggunakan ini tekstur dari deviantart . Saya ingin mengucapkan terima kasih kepadapenulis dari foto ini, atau jika Anda suka, Anda dapat mengganti gambar yang sama Anda sendiri.
Download tekstur menunjukkan berikutnya dan masukkan pada layer baru dalam dokumen utama kami.
Buat layer baru dan pilih Putaran Lunak sikat hitam warna (set Opacity ke 20% di bar Pilihan ).
Gunakan sikat ini ke gelap dari sudut terendah kiri kanvas kita.
Mengatur Isi untuk 73% untuk lapisan ini dan mengubah Blending mode untuk Linear Light .
Cari foto saham dengan penari keren diwakili di atasnya, saya menggunakan ini foto dariShutterstock . Saya ingin mengucapkan terima kasih kepada penulis dari foto ini, atau jika Anda suka, Anda dapat mengganti gambar yang sama Anda sendiri.
Hapus latar belakang dengan menggunakan alat favorit Anda seperti Pen Tool (P) , Sihir Wand Tool (W) ,Magnetic Lasso (L) atau bahkan yang sederhana Filter Extract> dan masukkan pada layer baru dalam dokumen utama kami. Terapkan Edit> Transform> Horizontal flip .
Klik Add a layer style icon dari bagian bawah panel Layers dan pilih Drop Shadow .
Kita punya hasil selanjutnya:
Pilih Pen Tool (P) , mengatur mode gambar pada Shape Layers di bar Pilihan dan menggambar bentuk berikutnya seperti yang ditunjukkan. Para warna Foreground adalah # 28204F . Taruh lapisan di bawah lapisan penari:
Mengatur Isi untuk 70% untuk lapisan ini dan mengubah Blending mode untuk Hard Light .
Masukkan mask pada layer dengan memilih layer mask Tambahkan pada bagian bawah panel Layers dan pilih Putaran Lunak sikat warna hitam (mengatur Opacity ke 20% di bar Pilihan ).
Melukis di dalam topeng menggunakan kuas ini untuk menyembunyikan bagian atas bentuk.
Pilih Pen Tool (P) , mengatur mode gambar pada Shape Layers di bar Pilihan dan menggambar bentuk berikutnya seperti yang ditunjukkan. Para warna Foreground adalah # FF441F . Tempatkan layer ini di bawah lapisan dengan penari di atasnya.
Mengatur Isi untuk 57% untuk lapisan ini dan mengubah Blending mode untuk Multiply .
Masukkan topeng pada lapisan dengan cara yang sama kita lakukan sebelumnya ( Tambahkan layer mask ).Pilih Putaran Lunak sikat hitam warna, disebutkan dalam contoh sebelumnya untuk belah ketupat untuk menyembunyikan zona berikutnya pada bentuk.
Gunakan Pen Tool (P) untuk mewakili bentuk berikutnya dari warna # FF1F1F . Taruh lapisan di bawah lapisan penari.
Mengatur Isi untuk 57% untuk lapisan ini dan mengubah Blending mode untuk Linear Burn .
Ambil sekarang Line Tool (U) set Berat untuk 1px di bar Pilihan dan menggambar garis putih banyak.Lapisan ini akan terletak juga lebih rendah dari lapisan penari.
Mengatur Isi untuk 70% untuk semua layer yang berisi garis putih.
Sekarang kita harus men-download set berikutnya pola, bernama teknisi . Salin file pola C: \ Program Files \ Adobe \ Adobe Photoshop X \ Presets \ Patterns folder (Adobe Photoshop X menjadi versi Photoshop).
Menggunakan Pen Tool (P) , kami akan mewakili bentuk lapisan berikutnya yang akan terletak di bawah lapisan penari.
Mengatur Isi ke 0% untuk lapisan ini. Klik Add a layer style icon dari bagian bawah panel Layers dan pilihColor Overlay .
Tambahkan Overlay Pola . Klik Picker Pola Preset dan load file download dari pola Program Files \ Adobe \ Adobe Photoshop X \ Presets \ Patterns folder. Terapkan pengaturan berikutnya untuk Pola Tampilan :
Kita punya hasil selanjutnya:
Buat layer baru dan pilih untuk itu para Putaran Lunak sikat ( Opacity – 20% ).
Gunakan sikat ini untuk melukis kanvas dengan # ED2000 warna. Tempatkan layer ini di bawah lapisan penari juga.

Jangan lupa Komentar nya ya !!

Cara Menggunakan Fungsi pada Bar Aplikasi Photoshop


Menggunakan Fungsi pada Bar Aplikasi Photoshop

Menu File

New: Memulai lembar kerja baru.
Open: Membuka dokumen PSD ataupun file Image.
Save: Menyimpan dokumen dengan format sebelumnya.
Save As: Menyimpan dokumen dengan format baru.
Save For Web & Devices: Menyimpan serta mengecilkan ukuran image sehingga menjadi terkompres.

Menu Edit

Transform: Mengelola/merubah bentuk layer (rotate, flip, Scale, Distort, Skew, Perspective, Warp).

Menu Image

Adjustments: Mengelola/mengedit dan menyesuaikan level, color, brightness, contrast.
Image Size: Mengelola besar image/foto dalam satuan, misal pixel.
Canvas Size: Mengelola ukuran kanvas/lembar kerja.

Menu Filter

Efek: Blur, Noise, Pixelate, Render, Sharpen.
Filter Gallery: Artistic, Brush Strokes, Distort, Sketch, Stylize, Texture.
Addons & Plugins

Menggunakan Panel Dock


Terletak disebelah kanan dari Workspace, melalui panel inilah sobat mengelola dan mengedit foto. Secara default, tiga panel akan muncul yakni Layers, Adjustments dan Styles.

Bekerja dengan Layer

Layers, merupakan konsep dasar yang harus dipahami ketika menggunakan Photoshop. Setiap kali sobat menambahkan sesuatu ke dalam lembar kerja (text, icon, shape, dll), Photoshop akan menjadikannya sebagai lapisan. Setiap lapisan merupakan bagian kecil sebelum menjadi satu gambar. 


Menggunakan Alat-Alat (Tools)

Selection Tool

Move Tool: Shortcut (V), gunakan ini untuk memindahkan/menggeser posisi layer dalam satu lembar kerja maupun ke lembar kerja lain.

Rectangular Marquee Tool: Shortcut (M), gunakan ini untuk seleksi objek yang berbentuk kotak. Klik kanan pada icon ini untuk melihat sub tool-nya

Eliptical Marquee Tool: Shortcut (M), gunakan ini untuk seleksi objek yang berbentuk lingkaran seperti lingkaran mata, ban mobil, dll.

Lasso Tool: Shortcut (L), gunakan ini dengan cara klik dan tarik untuk membuat area yang akan diseleksi. Hasil seleksi terbentuk sesuai dengan gerakan mouse yang dibuat.

Polygonal Lasso Tool: Shortcut (L), hampir sama dengan Lasso Tool namun hasil seleksi terbentuk dari titik-titik klik point yang dibuat.

Magnetic Lasso Tool: Shortcut (L), digunakan untuk menyeleksi objek dengan bentuk bebas, cara kerja alat ini adalah menempel pada tepi objek yang akan dipotong ketika mouse bergerak mengelilingi tepian objek, selama proses seleksi alat ini membentuk titik-titik penghubung seleksi.

Magic Wand Tool: Shortcut (W), gunakan ini untuk menseleksi area yang berwarna sama. Misal, jika kita klik pada area yang berwarna merah maka area yang tersambung dengan warna yang sama akan terseleksi.

Crop & Slice Tool

Crop Tool: Shortcut (C), gunakan ini untuk memotong. Pemotongan akan mengubah bentuk dimensi lebar dan tinggi lembar kerja ataupun foto/gambar.

Slice Tool: Shortcut (C), gunakan ini untuk memotong bagian foto/gambar menjadi bagian-bagian frame yang lebih kecil.

Slice Select Tool: Shortcut (C), gunakan ini untuk memilih potongan pada sebuah desain yang telah dipotong sebelumnya dengan menggunakan slice tool.

Annotation, Measuring & Navigation Tool

Eyedropper Tool: Shortcut (I), gunakan ini untuk mengambil sample warna dari foto/gambar yang nantinya foreground color pada toolbox akan berubah sesuai dengan sample warna yang diambil.

Ruler Tool: Shortcut (I), gunakan ini untuk mengukur dimensi lebar (x) tinggi. tool ini biasanya digunakan untuk mengukur lebar (x) tinggi pada desain web seperti tabel, header, content, sidebar, footer dll.

Note tool: Shortcut (I), gunakan ini untuk memberi catatan/pesan sebagai pengingat pada hasil desain yang telah di buat.

Hand Tool: Shortcut (H), gunakan ini untuk menggeser dengan cara drag & drop bidang foto/gambar jika kondisi gambar sedang di perbesar.

Zoom Tool: Shortcut (Z), gunakan ini untuk memperbesar/memperkecil jarak pandang foto/gambar.

Retouching Tool

Spot Healing Brush: Shortcut (J), gunakan ini untuk menghapus noda, bintik-bintik pada foto/gambar. Alat ini sering digunakan untuk menghilangkan jerawat serta menghaluskan wajah.

Patch Tool: Shortcut (J), gunakan ini untuk memperbaiki foto yang memanfaatkan pola yang terdapat pada foto dengan cara menyeleksi kerusakan area dan menarik seleksi tersebut diatas pola target untuk menutupi area kerusakan.

Red Eye Tool: Shortcut (J), gunakan ini untuk menghilangkan warna merah pada mata yang disebabkan oleh pantulan lampu flash kamera ketika jepretan foto dalam keadaan gelap/malam..

Clone Stamp Tool: Shortcut (S), gunakan ini untuk mengambil sample tekstur dengan menekan alt+klik dari sebuah area foto/gambar yang kemudian dijiplak untuk dilukiskan pada bagian foto lain. Tool ini sering digunakan untuk menghilangkan objek yang dianggap tidak penting pada foto.

Pattern Stamp Tool: Shortcut (S), gunakan ini untuk melukis foto dengan menggunakan texture dari pattern yang ada di Photoshop.

Eraser Tool: Shortcut (E), gunakan ini untuk menghapus bagian foto/gambar dalam satu layer.

Background Eraser Tool: Shortcut (E), sama seperti Eraser Tool namun area yang terhapus menjadi transparan.

Magic Eraser Tool: Shortcut (E), gunakan ini untuk menghapus area yang memiliki karakter warna serupa pada foto/gambar.

Blur Tool: gunakan ini untuk menyamarkan area tertentu pada foto/gambar. Teknik blur ini juga bisa digunakan untuk menghaluskan wajah.

Sharpen Tool: gunakan ini untuk menajamkan area tertentu pada foto/gambar.

Smudge Tool: gunakan ini untuk menggosok/mencoreng area tertentu seakan foto berkesan seperti diberi sapuan jari telunjuk diatas sebuah lukisan.

Dodge Tool: Shortcut (O), gunakan ini untuk memberi efek highlights pada area foto sehingga area tersebut tampak lebih cerah.

Burn Tool: Shortcut (O), kebalikan dari Dodge, tool ini digunakan untuk menggelapkan warna foto dengan memberikan efek shadow.

Sponge Tool: Shortcut (O), gunakan ini untuk mengubah tingkat saturation pada area tertentu.


Painting Tool

Brush Tool: Shortcut (B), gunakan ini untuk melukis dengan goresan kuas.

History Brush Tool: Shortcut (Y), gunakan ini untuk melukis dengan menggunakan snapshot.

Art History Brush Tool: Shortcut (Y), sama dengan History Brush Tool namun dengan model artistik tertentu.

Pencil Tool: Shortcut (B), gunakan ini untuk melukis dengan efek goresan pensil.

Gradient Tool: Shortcut (G), gunakan ini untuk mengecat daerah dengan perpaduan dua warna gradient atau lebih.

Paint Bucket Tool: Shortcut (G), gunakan ini untuk mewarnai layer.


Drawing Tool

Path Selection Tool: Shortcut (A), gunakan ini untuk menyeleksi bagian yang dibuat dengan menggunakan Pen Tool.

Horizontal Type Tool: Shortcut (T), gunakan ini untuk membuat teks horizontal. Klik kanan untuk memilih sub tool, Vertical Type Tool untuk membuat teks vertical dan Type Mask Tool untuk membuat teks dalam bentuk seleksi.

Pen Tool: Shortcut (P), gunakan ini untuk menggambar. Tool ini juga bisa digunakan untuk menyeleksi objek. Klik kanan untuk memilih sub tool.

Menggunakan Shortcut

  • Ctrl+C (copy)
  • Ctrl+V (paste)
  • Ctrl+D (menghilangkan garis seleksi)
  • Ctrl+Z (Undo)
  • Ctrl+Shift+N (New Layer)
  • Ctrl+Shift+C (Copy Merged)
  • Ctrl+Alt+Shift+K (menampilkan daftar shortcut)
Jangan lupa komentar nya ya !! ^_^